Sejarah Desa

              CERITA ASAL USUL DESA KLETEK

 Desa Kletek adalah Desa yang terletak diujung Tenggara Pati Selatan yang berjarak dari Kecamatan kurang lebih 7 Km dan berbatasan dengan Kabupaten Blora dan Rembang, sebelah utara berbatasan dengan kecamatan Jaken Kab. Pati, sebelah Timur berbatasan Dengan Desa Ronggo Kecamatan Jaken, Sebelah Selatan Berbatasan Dengan Desa gendol Kec. todanan Kab. Blora dan sebelah Barat berbatasan Dengan Desa mencon Kec. Pucakwangi Kab. Pati.

               Konon ceritanaya pada jaman dahulu kala ada daerah pedesaan yang kurang begitu bagus daerahnya, keadaan tanah yang kurang datar artinya banyak tanah jurang yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan yang begitu besar-besar sehingga daerah tersebut seperti hutan belantara yang belum terjamah, penduduknya jarang, dan disitu banyak orang yang mempunyai kesaktian, sering bertengkar dan berkelahi antar sesama.

Disuatu malam hari didaerah itu terjadi pertengkaran seseorang yang bernama Ki Angkruk dan Ki Blengur berkelahi penghuni wilayah selatan dan wilayah utara, sehingga terjadi pertarungan sengit antara kedua orang sakti tersebut bergelut sampai beberapa hari untuk merebut kekuasaan wilayah.

Dari hari kehari bergelut dan selalu bertengkar  perebutan wilayah, sehingga tidak ada yang menag dan yang kalah. Konon ceritanya Ki Angkruk itu mempunyai ilmu yang sangat ampuh, setiap berkelahi  meskipun sudah dipegang dan dibunuh keesokan harinya sudah hidup kembali, konon katanya ilmu itu namanya Ilmu ponco sono ( yang bisa hidup kembali walaupun sudah dibunuh berkali kali ).

Disuatu hari Ki blengur beserta punggowo berembuk bersama untuk menghabisi dan menghilangkan seseorang yang bernama Ki angkruk tadi, sehingga membagi bagi tugas untuk mencari kelemahan ki angkruk. kemudian ki blengur nama kondang nya pada malam hari menyuruh salah satu punggowo di suruh bertapa di suatu tempat yand sepi untuk mencari kesaktian yang lebih untuk menghabisi ki angkruk.

Seiring berjalanya waktu salah satu punggowo tadi tidak kunjung kembali melaporkan keberhasilan dia di suruh bertapa,tak lama kemudian bermusyawarah lagi tidak sabar untuk menanti kedatangan si punggowo yang di suruh bertapa,sehingga mencari kemana mana tidak bertemu. di suatu hari ki blengur beserta punggawa lainya menuju suatu tempat batu besar  dan di sekitarnya di tumbuhi pepohonan yang sangat lebat,di situlah seseorang yang bertapa tadi ketemu dan sudah dalam keadaan tergeletak tidak bernyawa lagi /mati,karna kelaparan ,karna susahpayahnya pencarian seseorang tersebut sangat sulit,akhirnya setelah ketemu seseorang yang di cari sudah dalam keadaan tergeletak . daerah tersebut akhirnya di jadikan desa kletek.

ki blengur tidak putus harapan masih melanjutkan dendamnya kepada ki angkruk yang selalu menentang dirinya,akan tetapi ki blengur tidak pantang menyerah akan berusaha mencari kesaktian yang melebihi dari dia,akan tetap menlanjutkan dendamnya kepada ki angkruk yang menentangnya. waktu yang di rencanakan telah tiba,setelah habis magrib menjelang tengah malam rombongan telah tidak sabar  lagi untuk mengulur waktu,segera menemui ki angkruk tersebut di suatu tempat di ladang dekat sungai terjadilah pertempuran yang sengit atau hebat akhirnya ki angkruk dapat di pegang dan di penggal lehernya dengan syarat kepala dan badanya di pisahkan di antara sebrang sungai. Habislah kesaktian  ki angkruk yang terkenal sakti mandra guna ( mati ).

kemudian di suatu hari ki blengur dan beserta punggowo daerah itu berkumpul dan mengundang punggowo ki angkruk di ajak bermusyawarah karna kenyamanan ki blengur sudah tidak terusik lagi dan tidak ada yang mengganggunya,dan akhirnya dari musyawarah tersebut memberi petunjuk kepada para punggawa  daerah yang di pimpimn akan di namakan desa Kletek,dan daerah yang menjadi wilayah ki angkruk tadi karna punggawa sangat sedikit akan menjadi bagian desa kletek dan di namai dukuh rempelas karna penduduknya sangat sedikit ( ngrempel sak las).

setelah kejadian itu daerah sudah tentram dan peradapan masyarakat sudah menunjukan kegiatantradisi desa yang muncul di setiap tahunya dan di adakan selamatan untuk meminta supaya warga yang di asunya tidak terkena balak malapetaka dan marabahaya.

demikian sekilas gambaran Asal usul desa kletek

TRIMAKASIH……..

Facebook Comments